OLAHRAGA DILUAR RUANGAN PADA MUSIM DINGIN

Olahraga di Lluar Ruangan Pada Musim Dingin

Olah raga luar musim dingin dan, secara umum, olah raga selama musim ini harus dilihat dengan lebih percaya diri oleh orang-orang yang tidak banyak bergerak serta oleh para pecandu senam. Manfaat seperti memperkuat, memelihara dan meningkatkan kesehatan, dan olahraga luar ruangan tidak berhenti selama musim dingin; Sebaliknya, mereka bisa memperoleh nilai-nilai baru.

Jika penggemar olahraga musim dingin tidak perlu mengemis, ada banyak sekali orang yang ingin bermain olahraga tanpa kereta luncur, kereta luncur atau kereta luncur. Reaksi umum adalah serangan terhadap studio kebugaran, binaraga, aerobik, tai po, dll. Tentu saja, selama periode ini, latihan kekuatan sangat bergantung pada gym – di musim lain, push-up, pull-up, dan squat lebih mudah dilakukan di luar ruangan.

Sedangkan senam ketahanan (aerobik) yang harus selalu menyertai latihan anaerobik dapat dan harus dilakukan di luar ruangan bahkan pada saat musim dingin. Disarankan untuk berjalan cepat, joging, dan bersepeda. Dalam kasus orang yang tidak berlatih di musim dingin tetapi terbiasa melakukan latihan seperti itu di periode lain dalam setahun, kami harus menekankan bahwa dosis upaya harus dilakukan dengan lebih bijak daripada di musim panas.

Bagian atas dan bawah dari sistem pernapasan tidak digunakan untuk mengalirkan udara dingin; Oleh karena itu, mereka perlu dilatih langkah demi langkah untuk menghindari radang tenggorokan, bronkitis, bronkitis dll. Dengan peningkatan ventilasi paru selama aktivitas aerobik, aliran udara tidak dapat memanas secara memadai selama perjalanan melalui saluran pernapasan – sehingga periode bergantian dengan tenaga yang lebih sedikit atau bahkan istirahat disarankan – untuk memungkinkan pemanasan kembali.

Saat tubuh dilatih dalam kondisi musim dingin, waktu sesi aktivitas rutin dapat mendekati normal di musim yang lebih hangat – sedikit diturunkan. Dengan demikian untuk jalan cepat bisa bertahan hingga satu setengah jam; Untuk berlari selama 30-45 menit.

Peralatan olahraga adalah salah satu aspek terpenting: ia harus memastikan perlindungan termal tanpa terlalu panas. Penelitian terbaru merekomendasikan penggunaan tiga lapis pakaian yang menciptakan dua lapisan udara berturut-turut.

Untuk lapisan pertama kain, kontak dengan kulit dan kapas harus dihindari (sering direkomendasikan di musim panas). Kain sintetis seperti Goretex, Polarteck dan Lycra digunakan di sini – tidak menahan keringat dan tidak berubah menjadi kompres dingin dan basah untuk dada dan punggung.

Untuk lapisan kedua, bahan yang lebih hangat dapat digunakan – misalnya wol; Kain lapisan terakhir harus tahan air dan tahan angin, atau bisa juga bahan lain yang memiliki fungsi dan manfaat yang sama. harga dari bahan tersebut tidak harus mahal yang penting bisa dirasakan manfaatnya.

Seseorang harus memberi perhatian khusus untuk melindungi kepala, leher, tangan dan kaki. Kepala harus ditutup dengan topi yang terbuat dari jenis kain yang sama dengan lapisan pertama: Studi ilmiah telah membuktikan bahwa tengkorak memungkinkan kehilangan panas dalam jumlah terbesar. Untuk melindungi leher, ada baiknya untuk mengenakan scarf atau polo neck yang terbuat dari bahan yang sama dengan lapisan terakhir pakaian. Sarung tangan kulit harus dihindari: sarung tangan ini mencegah keringat – dan kenakan beberapa pasang kaus kaki katun juga.

Last but not least, kita harus menyebutkan tingkat hidrasi tubuh: dingin dan panas cenderung membuat seorang atlet menjadi kering. Jika rekomendasi ini dipatuhi, kita bisa berlatih dan juga menikmati latihan selama musim dingin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *